27 April 2010

Tekanan (Pressure)

Hidup seorang manusia tak pernah lepas dari masalah. Berbagai masalah yang terjadi menekan manusia untuk bergerak agar mereka berubah. Aku jadi teringat pada sebuah kisah tentang cangkir yang cantik.

Semula cangkir itu masih berupa tanah liat biasa. Hitam dan liat. Setelah melewati berbagai proses dan tekanan, ia berubah menjadi sebuah cangkir yang cantik.

Begitu pun manusia, setiap proses kehidupan yang penuh dengan tekanan, seharusnya, mampu membuatnya menjadi manusia yang lebih baik dan lebih baik lagi. Tak lantas menjadi sosok manuia yang senantiasa mengeluh.

Kini, aku pun sedang menjalani proses tekanan itu. Apakah aku akan menjadi lebih baik atau hanya menjadi sosok yang penuh kegagalan? Pilihan itu hanya bisa dijawab oleh diriku sendiri.

27 April 2009

Aku Masih Saja Iri

yah, aku masih saja iri pada kekasih-kekasihmu dulu. yang begitu kau sayangi. kekasih-kekasihmu yang kukenal. ah, mengapa pula aku mesti iri pada mereka? toh, kini akulah yang bersamamu. menemani harimu.

namun, terkadang, aku merasa tak bisa mencintaimu seperti kekasih-kekasihmu yang dulu. jika pun aku mengatakannya padamu, kau tersenyum dan berkata, "jangan seperti mereka karena merekalah yang meninggalkanku."
ya, aku pun tahu itu. tapi, sebelum mereka meninggalkanmu, mereka mencintaimu dengan begitu dalam. ah, aku lelah berdebat denganmu. lebih baik aku diam dan membiarkan cintaku ini menjadi besar.

harapan-harapanmu padaku seringkali membuatku menjadi semakin berat untuk mencintaimu. tapi, keegoisanmu malahan menjadi sebuah tantangan bagiku. ah, sudahlah. tak selayaknya aku iri. aku mencintaimu dengan caraku sendiri.

29 Maret 2009

Tentang Kekerasan

ah, sedih sekali mendengar cerita seorang kawan. ternyata selama ini dia menjalani hubungan tanpa kasih sayang. si pasangan tak pernah menyayanginya, sedikitpun. si pasangan seringkali melakukan tindakan kasar padanya. memukul dengan emosi. kekerasan tapi bukan dalam rumah tangga. yah, mereka belum membangun rumah tangga.
ah, semakin sedih saja. dia tahu pasangannya tak menyayanginya sejak lama. "mengapa tak diakhiri?" tanyaku. "aku sayang dia," jawabnya. ah, wanita... terkadang aku tak mengerti jalan pikirannya, padahal aku juga wanita. mau tetap bersama meski tersakiti hanya karena masih merasa sayang padahal tak disayangi.

15 Maret 2009

Argh...

memaksa seseorang, itu yang sedang kulakukan akhir-akhir ini. sebenarnya dia yang ingin mengikuti kemauanku. mengikuti jam biologisku yang aneh dan gila...
dia sekarang sakit. terbaring tidak nyaman. ah, kenapa aku menjadi pemaksa?

04 Maret 2009

It's Complicated

entah harus senang atau bersedih...
perjalanan 18 jam membuahkan sebuah rasa yang orang sebut sebagai cinta. hubungan mereka pun tidak bisa mereka definisikan dengan jelas.
pacaran? mereka tidak mau disebut pacaran karena mereka enggan melakukan kewajiban-kewajiban pacaran. saling SMS-an. menjawab telepon. mereka adalah orang-orang yang kadang ingin hidup di tempurung mereka masing-masing. salah satu dengan dinding tembok yang tinggi dan tebal. yang lain dengan membuat gua yang tidak terjamah manusia lain. selain itu, tidak ada acara mengungkapkan kata, "mau jadi pacarku?"
HTS? hubungan tanpa status? mereka tidak ingin disebut dengan itu juga. salah satu dari mereka orang yang menganggap segala sesuatu harus ada hitam di atas putih. yang lain pun sepakat dengan pernyataan itu. toh, sepengalaman mereka (tak selalu pengalaman pribadi) HTS hanya membuahkan kebingungan yang lama dan dalam. mau jalan dengan orang lain, salah satunya pasti tidak suka.
mereka yakin mereka masih saling 'meraba' perasaan. mereka takut 18 jam itu hanyalah suatu euforia sesaat. ah, it's so complicated...

26 Februari 2009

Capek Banget

Habis baca artikel di koran tentang "Terus Terang Warning Teman". ah, kalo orang yang diwarning nggak ngeh. mau kita ngomongnya terus terang ataupun pake cara yang halus (biar gak sakit hati). apa yang harus dilakukan?
temanku, dia sama sekali nggak pernah mau mendengarkan warning-an sobat-sobatnya. padahal katanya kita teman lama, udah bertahun-tahun bareng. malahan yang terjadi sekarang aku berusaha menjauhi dia. capek..., nggak tahu harus melakukan apa lagi, harus ngomong opo meneh...
ah..., sudahlah. saatnya aku terlepas dari 'jeratan'nya. capek... capek banget...

05 Februari 2009

Orang Baik Masih Ada di Dunia Ini

hari ini, sepulang 'kerja', sepedaku rewel. pedalnya lepas begitu saja. panik? enggak sih. biasa aja, kan bisa dikencengin lagi.
ada lima orang yang bantuin aku benerin sepeda itu:
1. satpam di pramita lab (yang megah itu), namanya (kalo nggak salah) teguh widodo.
2. tukang parkir di barat RS Panti Rapih.
3. tiga orang yang jualan pulsa ama buah di utara RS Panti Rapih.
terima kasih semua, semoga kebaikan kalian dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT.
amin...

eh, iya... hampir kelupaan...
setelah tragedi sepeda itu, aku lewat jalan di sebelah stadion UNY yang gelap itu. lampu sepedaku kan gak begitu terang. eh, ada motor (yang pengendaranya) baik, dia jalan terus di belakangku. dia baru nyalip aku pas di perempatan deket parkiran MIPA. ah, memang orang baik masih ada di dunia ini...